Kemarin baru mendapat beberapa berita tentang kondisi dunia game engine/middleware saat ini. There is good news and bad news. :( Biasanya saya pilih berita buruk dulu.
1. Torque, game engine yang dibuat oleh InstantAction (sebelumnya bernama GarageGames), sedang dijual. Nope, bukan license buat enginenya, but the whole damn thing. Singkatnya IntantAction bangkrut, tutup, merumahkan hampir 30 staffnya, hanya tiga bulan sejak rilis game GuitarHero+Facebook mereka. Yang lebih membuat saya sedih karena baru pagi ini saya mencoba game online-third-person-shooting buatan anak Indonesia, SteamOps. Dengan 11 developer, sejak 2009, dan ya, mereka menggunakan Torque. :( Semoga ini tidak mengganggu proses development game mereka.
2. Gamebryo, juga dijual. Yes, the whole damn thing. Perusahaan pembuatnya, Emergent, bangkrut karena sudah mengalami kerugian lebih dari 30juta USD sejak 2005. Gamebryo adalah engine yang dipakai dalam membuat game-game seperti Oblivion, Fallout 3, Warhammer Online, Civilization IV, Epic Mickey, dan Fallout: New Vegas. Sad. Very sad.
But the good news is, Unity3D is getting stronger. Dalam setahun terakhir:
- jumlah developer yang menggunakan Unity3D meningkat 20 kali lipat,
- 1000+ game di iOS, dengan 17 lebih masuk top 10 games, dan 15% dari semua top selling games
- 20 games di Android, 13 diantaranya juga ada di iOS. Penjualan license Android 1/3 penjualan license iPhone
- sudah bisa membuild game untuk xbox360 dan ps3, tunggu saja peluncuran gamenya di tahun depan
- kerja sama dengan berbagai perusahaan besar, termasuk google dengan chrome native code-nya
- and the list goes on…
Informasi ini sebagian besar saya ambil dari keynote specch CEO Unity3D di Unite 2010, konferensi developer Unity3D.
So thats it. Sekilas tentang kondisi dunia game engine/middleware saat ini. Semoga bermanfaat.
Enam Komentar Terakhir