Dari sini…

^Kantor Blizzard
Ada beberapa perbedaan mencolok antara developer independen dan pro (bekerja di perusahaan game dev besar), yang umumnya baru diketahui setelah bekerja cukup lama.
1. Tidak bisa menghentikan proyek begitu saja. Saat masih bekerja sendiri atau bersama grup gamedev kecil, tidak ada resiko yang perlu ditanggung jika proyek dihentikan, mungkin karena sibuk sekolah atau kuliah, mentok di programming, art asset yang belum selesai terlalu banyak, atau karena tiba-tiba muncul ide brilian lain yang dijamin keren. Kita tidak akan bisa menghentikan proyek walau tim sudah tidak semangat, ide game ternyata tidak sesuai dengan selera kita, atau karena berbagai kendala teknis,, the game must go on.
2. Semua orang sama (atau lebih) berbakat dengan kita. Jika saat bekerja kita adalah programmer paling jago, desainer paling hebat, atau artist paling keren,, maka di perusahaan game bersiap-siaplah menjadi orang biasa. Kita paling pintar di sekolah? Kemungkinan besar mereka juga. Kita berpengalaman membuat dua puluh game sebelum lulus? Kemungkinan besar mereka juga. Satu-satunya cara menghadapi kondisi ini adalah dengan selalu siap belajar dan belajar lebih banyak lagi.
3. Game development adalah kegiatan utama kita. Cukup obvious tapi kadang orang underestimate pekerjaan pro. Jika berawal dari hobi dan biasanya bisa fokus dua jam tiap hari, sekarang harus bisa fokus minimal delapan jam. Untuk orang yang kurang siap maka ini bisa menjadi tantangan tersendiri,, namun jika ini memang hal yang kita inginkan maka justru ini adalah hal yang bagus. :D
4. Kita membuat game untuk mendapatkan uang. Jika diawali dengan motivasi membuat game untuk menyalurkan kreatifitas kita, atau semata impian sejak kecil, kita harus bersiap-siap, karena motivasi utama di dunia kerja adalah mencari uang. Jika kita membuat game yang memenangkan semua award yang ada, namun penjualan hanya dua puluh ribu koi dari target lime juta kita tetap gagal. Bahkan hal tersebut bisa membuat perusahaan kita bangkrut. Tapi perlu diingat, membuat game untuk mencari uang tidak berarti kita akan kehilangan soul game developer, hanya saja kita memiliki tanggung jawab lebih besar.
Dari saya pribadi, perbedaan yang saya rasakan adalah masalah tanggung jawab… ._. Demi teman-teman sejawat yang sama-sama membangun Agate…











Tips Dalam Mengomentari Source Code Anda
Tags: commenting, flashdevelop, source code, tips
Beberapa minggu terakhir ini saya mengerjakan game dalam tim yang terdiri dari dua programmer, dan beberapa hari yang lalu saya diminta untuk menggantikan tugas seorang programmer di tim yang lebih besar lagi. Hal pertama yang terpikir oleh saya jika membicarakan tim dengan banyak programmer adalah ‘kodenya harus rapi dan well commented‘. Selain agar mudah dibaca jika sewaktu-waktu programmer lain dalam tim butuh untuk menambahkan kode di bagian saya, game yang besar berpeluang untuk berjalan dalam waktu yang cukup lama, sehingga pasti akan banyak penambahan fitur atau setidaknya maintenance.
Hal pertama yang saya lakukan adalah memanfaatkan fitur yang ada pada IDE yang saya gunakaan saat itu (FlashDevelop), yaitu fitur code snippetnya. Komentar saya dibuat sedemikian rupa sehingga tidak memakan banyak baris, namun tetap muncul di pop-up pada IDE (misalnya pada penjelasan fungsi atau parameternya). Sempat juga mencoba documentation generator seperti Ortelius, yang bisa terintegrasi dengan FlashDevelop untuk membuat dokumentasi, namun dibatalkan karena ada ketidakcocokan dengan format komentar yang saya gunakan.
Ada beberapa tips dalam membuat komentar pada source code, yang saya rangkum sebagai berikut:
Sekian beberapa tips yang saya tahu, semoga bisa berguna untuk yang membutuhkan.
Cheers… :D