Less is more… Or is it?
Pada awal-awal saya tertarik pada computer graphic dan mulai lihat-lihat gambar baca-baca di artikel sana sini (walau ga ngerti) ada satu hal yang menurut saya kontradiksi.
Di satu pihak, ada golongan orang (kita sebut saja golongan pesimis) yang berusaha mengurangi jumlah poligon pada aplikasi mereka, di lain pihak, ada golongan (kita sebut saja golongan optimis) yang justru ingin memperbanyak jumlah poligon pada aplikasi mereka.
Sebagai contoh, aplikasi terrain rendering (topik tugas akhir saya), algoritma ini dan ini bertujuan mengurangi jumlah poligon pada terrain, sedangkan movie ini, menunjukkan terrain dengan poligon yang sudah dilipatgandakan jumlahnya.
Lalu, kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah kedua hal tersebut memang bertolak belakang?



Enam Komentar Terakhir